Beritanews9.site || Sidoarjo – Senyum tulus anak-anak yatim piatu menghiasi kegiatan santunan dan buka puasa bersama yang digelar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur di Sekretariat MAKI Jatim kawasan Permata Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (13/3/2026). Dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kebersamaan itu menjadi momen yang sarat makna kemanusiaan dan kepedulian.
Sejak sore hari, puluhan anak yatim dari berbagai wilayah sekitar telah berkumpul bersama para pengurus dan relawan MAKI Jatim. Mereka duduk berdampingan dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, menunggu rangkaian acara dimulai. Tawa dan canda anak-anak sesekali pecah, mencairkan suasana yang hangat di tempat tersebut.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial MAKI Jatim kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang, terlebih di bulan Ramadhan yang identik dengan berbagi dan memperkuat tali persaudaraan.
Dalam acara tersebut, para anak yatim menerima santunan yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satrio. Bagi sebagian anak-anak, santunan itu bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk perhatian yang membuat mereka merasa dihargai dan tidak sendiri.
Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah yang mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Suasana semakin khidmat ketika doa bersama dipanjatkan. Dalam lantunan doa yang penuh harap, seluruh peserta memohon keberkahan, keselamatan, serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim yang hadir.
Nuansa religius semakin terasa ketika shalawat dilantunkan melalui penampilan hadrah yang menggema di lokasi acara. Lantunan tersebut menambah suasana syahdu menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satrio, mengatakan bahwa kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadhan.
“Kami ingin adik-adik yatim merasakan kebahagiaan di bulan Ramadhan. Kehadiran mereka di sini adalah pengingat bagi kita semua bahwa berbagi itu bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta kemudian menikmati hidangan bersama. Anak-anak yatim, relawan, dan pengurus MAKI Jatim duduk dalam satu kebersamaan, menikmati makanan sederhana yang terasa begitu istimewa karena diliputi rasa persaudaraan.
Melalui kegiatan ini, MAKI Jawa Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi nilai yang hidup dalam keseharian masyarakat.
Bagi anak-anak yatim yang hadir, sore itu bukan sekadar acara santunan. Lebih dari itu, mereka pulang dengan membawa kenangan tentang perhatian, kehangatan, dan harapan bahwa masih banyak tangan yang peduli terhadap masa depan mereka. (Andi)
dibaca

Posting Komentar