Pelindo Tanjung Wangi Buka Area Penyangga untuk Urai Kemacetan Jalur Utama Banyuwangi


Beritanews9.site || BANYUWANGI – Menanggapi kepadatan lalu lintas yang melanda ruas jalan utama menuju Pelabuhan Ketapang hingga Gilimanuk, Banyuwangi, Pelindo Tanjung Wangi mengambil langkah cepat dengan membuka sejumlah kantong parkir dan area penyangga (buffer area) miliknya secara insidentil. Langkah ini ditujukan untuk meringkas penumpukan kendaraan, terutama truk logistik dan kendaraan besar yang menuju kawasan pelabuhan.

 

Keputusan ini diambil sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, sekaligus menindaklanjuti arahan Kementerian Perhubungan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas. Area yang disiapkan nantinya dapat digunakan sebagai tempat penampungan sementara bagi seluruh kendaraan yang akan menuju Pelabuhan Tanjung Wangi—baik yang sudah memiliki tiket maupun yang belum.

 

General Manager Pelindo Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, menjelaskan bahwa keberadaan area ini bertujuan agar kendaraan tidak menumpuk di badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas umum.

 

“Kami membuka kembali kantong parkir dan buffer area yang kami miliki sebagai bagian dari upaya bersama untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di akses menuju pelabuhan. Kendaraan yang akan menuju pelabuhan dapat diarahkan untuk menunggu sementara di area yang telah disiapkan sehingga tidak seluruhnya menumpuk di badan jalan,” ujar Eko di Banyuwangi, Selasa (4/8).

 

Pelindo Tanjung Wangi memiliki dua fasilitas penunjang yang siap dimanfaatkan: pertama, Ruang Tunggu Kendaraan (RTK) seluas sekitar 7.000 meter persegi berkapasitas 95 unit truk golongan V. Kedua, terdapat buffer area seluas 24.898 meter persegi yang mampu menampung hingga 313 unit truk golongan V hingga VII.

 

Pemanfaatan fasilitas ini bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan dinamika kepadatan lalu lintas di lapangan.

 

“Pemanfaatan area ini sifatnya insidentil dan akan kami sesuaikan dengan kondisi kepadatan di lapangan. Harapannya, keberadaan buffer area ini dapat memberikan ruang bagi kendaraan untuk menunggu sehingga kepadatan di ruas jalan utama dapat diminimalkan,” tambahnya.

 

Selain menyediakan lahan parkir tambahan, manajemen juga memperketat koordinasi dengan pihak pelayaran guna mempercepat putaran waktu operasional kapal. Pelindo pun meminta kepada agen pelayaran untuk mengevaluasi sistem penjualan dan distribusi tiket, serta memastikan ketepatan jadwal keberangkatan dan kesiapan armada demi kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.

(Andi) 


dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama